SA'AIROLLAH situs syiar dan forum diskusi islam
<iframe src="https://www.facebook.com/plugins/likebox.php?href=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Flazuard%23%21%2Fpages%2FSaairollahforumindonesiannet%2F181181361916916&width=292&colorscheme=light&show_faces=true&stream=true&header=true&height=427" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:292px; height:427px;" allowTransparency="true"></iframe>
SA'AIROLLAH situs syiar dan forum diskusi islam

Mari gemakan syiar2 agama untuk menggapai ridho Allah
 
IndeksIndeks  berandaberanda  CalendarCalendar  GalleryGallery  FAQFAQ  PencarianPencarian  AnggotaAnggota  GroupGroup  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 MUKJIZAT NABI MUHAMMAD SAW

Go down 
PengirimMessage
mulikbarong_admin
Admin


Jumlah posting : 34
Join date : 14.07.10
Age : 37
Lokasi : Indonesia

PostSubyek: MUKJIZAT NABI MUHAMMAD SAW   Fri Feb 04, 2011 8:28 pm

Penterjemah: A.Abdurrahman Ahmad

Abu Nu�aim meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a bahwa Rasulullah saw.
Berkata kepada para istrinya, �Di antara kamu akan ada seseorang
yang menunggangi unta merah, dan di sekitarnya banyak anjing yang
menggonggong dan banyak orang yang meninggal dunia, tetapi ia akan selamat,
padahal ia sudah hampir terbunuh.�

Hal ini benar-benar terjadi. Yaitu kisah �Aisyah r.a. ketika timbulpertempuran dengan Ali r.a.,
yang dikenal dengan perang Jamal. Kejadian ini terjadi di suatu tempat bernama Hawwab.
Dan unta yang dikendarai oleh �Aisyah r.a. pada saat itu berwarna merah. Juga,
anjing-anjing di desa itu selalu menggonggong. Dan di Hawwab itulah dua pasukan bertempur.
Banyak korban yang meninggal dunia. Hawwab adalah
sebuah sumber air berupa kolam yang sangat besar.

Pada akhir malam, ketika menjalang fajar, Ali r.a. telah berjumpa dengan
�Aisyah r.a Untuk membicarakan tentang perdamaian dan menghakhiri
pertempuran tersebut. Akan tetapi orang-orang yang mengaku sebagai
pembunuh Utsman r.a. telah mengacaukannya dan mereka meluncurkan
panah-panah mereka terhadap pasukanAli r.a Kemudian mereka juga
mengacaukan pasukan �Aisyah r.a. Mereka menyebarkan berita kepada
pasukan � Aisyah r.a bahwa Ali adalah penipu. Sedangkan kepada
pasukan Ali r.a disebarkan berita bahwa �Aisyah r.a adalah orang
yang tidak menetapi janji. Pengacau ini terkenal bernama Abdullah bin Saba.

Setelah �Aisyah r.a mengetahui tempat air tadi dan orang-orang
memberitahukan kepadanya bahwa tempat itu adalah Hawwab,
maka �Aisyah r.a teringat akan apa yang dikatakan oleh Rasulullah saw.
Lalu �Aisyah r.a berniat untuk kembali, akan tetapi Marwan telah membakar
semangatnya untuk berjihad sampai mati syahid. Dikatakan oleh
Marwan bahwa sumber air itu bukan Hawwab. Kemudian orang-orang yang bernafsu
untuk meneruskan pertempuran, mendapatkan kesempatan untuk menyerang �Aisyah r.a
Mereka memotong tali unta yang berada di hitung untanya �Aisyah. r.a,
sehingga menyebabkan �Aisyah r.a jatuh ke tanah.
Kemudian saudaranya yaitu Muhammad bin Abu Bakar r.a
mengangkatnya dan membawanya pergi.

Dalam peperangan ini �Aisyah r.a bergabung bersama pasukan Tolhah dan Zubair r.a
Sebenarnya hal ini merupakan kesalahfahaman saja. Bahwa orang-orang yang telah
membunuh Utsman r.a mau membalas dendam, yaitu dengan menimbulkan
kekacauan dalam pertempuran. Dengan tujuan untuk
menunaikan hajat dan keinginan pribadi mereka.

Yang jelas, bahwa apa yang dikatakan oleh Rasulullah saw.
Benar-benar terjadi.

Bukhari, Muslim meriwayatkan dari �Aisyah r.a berkata,
�Suatu ketika Rasulullah saw. Bersabda kepada istri-istri beliau,
�istriku yang akan pertama kali
berjumpa denganku ialah yang paling panjang tangannya.�
Para istri Nabi saw. Memahami kata-kata �Athulu Hunna Yadan�
dengan dzahirnya. Maka setelah wafatnya Rasulullah saw.,
mereka saling mengukur tangan-tangan di antara mereka.
Siapakah yang akan meninggal pertama kali setelah Nabi saw.
Padahal kata-kata beliau saw. Bermaksud orag yang paling rajin bersedekah.

Ternyata setelah Nabi saw. Wafat, istri yang pertama kali wafat ialah Zainab r.a
yang bergelar Ummul Massakin. Beliaulah di antara istri-istri Rasulullah yang paling
rajin dalam bersedekah. Setelah kematian Zainab r.a., barulah para istri Nabi saw.
Memahami apa yang disabdakan oleh Rasulullah saw., mengenai makna panjang tangan tersebut.

Singkatnya, bahwa apa yang telah dikabarkan oleh Rasulullah benar-benar terjadi.
Bahwa setelah wafatnya Nabi saw., akan disusul oleh wafatnya Zainab.r.a.

Abu Nu�aim meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a Suatu ketika Ibu saya,

Ummu Fadhal berjalan melewati Rasulullah saw., lalu Nabi saw. Bersabda.
� Hai Ummu Fadhal, dari kehamilanmu kamu akan melahirkan seorang anak lelaki. J
ika sudah lahir. Maka bawalah anak itu kepadaku�

Selanjutnya Ummu Fadhal r.a. bercerita ; Setelah anak saya lahir,
ternyata benar bayi saya lelaki.
Maka saya membawa bayi tersebut kehadapan Rasulullah saw.,
Lalu oleh Nabi saw.
Diadzankan di telinga kanannya dan iqomah di telinga kirinya,
dan keningnya dicium oleh Nabi saw.
Sambil bersabda, �Namailah anak ini Abdullah dan sampaikan kepada bapaknya para khalifah ini�.
Mendengar perkataan ini, maka saya segera menyampaikannya kepada Abbas r.a
Kemudian datanglah Abas r.a ke majlis Rasulullah untuk bertanya tentang kebenarannya.
Jawab Nabi saw.,�Benar, anak ini (Abdullah bin Abbas) bapaknya para khalifah�.

Dan apa yang dikatakan oleh Rasulullah saw.,
memang menjadi kenyataan. Keturunan Abdullah bin Abbas r.a.
menurunkan raja-raja keturanan Abbasiyah ini memerintah selama 500 tahun.



document.write('');
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://saairollah.indonesianforum.net
 
MUKJIZAT NABI MUHAMMAD SAW
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
SA'AIROLLAH situs syiar dan forum diskusi islam :: SUB FORUM :: ARTIKEL ISLAM-
Navigasi: